Tampilkan postingan dengan label KRL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KRL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2011

PT KAI COMMUTER JABODETABEK




Latar Belakang Pendirian PT KAI COMMUTER JABODETABEK
PT KAI Commuter Jabodetabek adalah salah satu anak perusahaan di lingkungan PT KERETA API (Persero) yang dibentuk sesuai dengan Inpres No. 5 tahun 2008 dan Surat Menneg BUMN No. S-653/MBU/2008 tanggal 12 Agustus 2008.
Pembentukan anak perusahaan ini berawal dari keinginan para stakeholdernya untuk lebih fokus dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjadi bagian dari solusi permasalahan transportasi perkotaan yang semakin kompleks.  
PT KAI Commuter Jabodetabek ini akhirnya resmi menjadi anak perusahaan PT KERETA API (Persero) sejak tanggal 15 September 2008 yaitu sesuai dengan Akte Pendirian No. 415  Notaris Tn. Ilmiawan Dekrit, S.H.

Kehadiran PT KAI Commuter Jabodetabek dalam industri jasa angkutan KA Commuter  bukanlah kehadiran yang tiba-tiba, tetapi merupakan proses pemikiran dan persiapan yang cukup panjang. Di mulai dengan pembentukan Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek oleh induknya PT Kereta Api (Persero), yang memisahkan dirinya dari saudara tuanya PT KERETA API (Persero) Daop 1 Jakarta.  Setelah pemisahan ini, pelayanan KRL di wilayah Jabotabek berada di bawah PT KERETA API (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek dan pelayanan KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Jabodetabek berada di bawah PT KERETA API (Persero) Daop 1 Jakarta.
Dan akhirnya PT KERETA API (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek berubah menjadi sebuah perseroan terbatas, PT KAI Commuter Jabodetabek.  Setelah menjadi perseroan terbatas perusahaan ini mendapatkan izin usaha No. KP 51 Tahun 2009 dan izin operasi penyelenggara sarana perkeretaapian No. KP 53 Tahun 2009 yang semuanya dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Tugas pokok perusahaan yang baru ini adalah menyelenggarakan pengusahaan pelayanan jasa angkutan kereta api komuter (untuk selanjutnya disebut ”Commuter” saja) dengan menggunakan sarana Kereta Rel Listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang (Serpong) dan Bekasi (Jabotabek) serta pengusahaan di bidang usaha non angkutan penumpang.

sumber : www.krl.co.id

Tragedi Kebon Pedes






tanggal 4 agustus 2009, terjadi kejadian tabrakan KRL dari belakang, menurut dugaan sementara, krl holec 549 mengalami mogok mesin, lantas 549 ditabrak KA 221...kronologisnya..KRL ekonomi KA 549 berangkat dari bogor sekitar pukul 10.20, kira2 2 KM dari sta.BOO kereta itu mogok, kemudian krl pakuan ekspress 221 tidak lama kemudian berangkat dari stasiun bogor., mungkin akibat salah komunikasi & gangguan persinyalan, pakuan tersebut akhirnya menabrak KRL ekonomi tersebut...memang TKP terletak di tikungan yang radiusnya cukup miring.


dari pantauan di TKP kemarin, penjagaan di TKP memang sangat ketat, sempat saya berdebat dengan aparat TNI. karena akses 2 KM dari TKP ditutup total !


korban tewas ada 1, ass masinis yang bernama (Alm. Akbar Felani) meninggal dunia setelah 3 jam berjuang untuk hidup di tengah2 jepitan besi & baja . tadi pagi jam 11 Alm sudah dimakamkan.
sedangkan masinis bernama Ajat (panggilan akrab Ujas) & seorang OTC selamat, dengan patah kaki.
sedangkan korban luka berjumlah +52 orang.


cukup miris ngeliat kantung jenazah di keluarkan dari dalam kabin masinis yang ringsek.


evakuasi korban selesai jam 15.30 , sedangkan evakuasi rangkaian krl selesai jam 03.00 (5/8) pagi.


kejadian langka di jalur bogor, lolomotif CC 201140R & NR penolong JNG datang untuk ikut membantu evakuasi.


saya atas nama pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas PLH ini, semoga amal ibadah korban meninggal dunia diterima disisi-Nya.